Sunday, August 11, 2013

Kehilanganmu, Teman


Pernah ngerasain kehilangan teman? aku pernah.
Mungkin aku hanya satu dari sekian banyak orang yang pernah merasakan hal yang sama, jadi tulisan ini mungkin saya persembahkan untuk teman-teman yang pernah ngerasain kehilangan teman.
Rasanya kehilangan teman? Pait! PAIT banget. Ada banyak versi cerita kehilangan teman. Ada yang gara-gara bertengkar, salah paham, pindah ke luar kota, sampai yang temannya meninggal juga ada. Biasanya kamu cerita sama dia, gokil-gokilan bareng dia, sedih bareng dia, ketawa ngakak sama dia tapi ketika dia tiba-tiba tak "bersua", kamu pasti ngerasa akan ada yang hilang.
Aku pernah ngerasain kehilangan teman. Cerita pertama, dia teman dekatku sejak 4 tahun yang lalu. Kami melewati banyak hal bersama. Hang Out bareng, ketawa bareng, sedih bareng, ke mesjid bareng, semuanya kami lakukan bareng-bareng. Bahkan keluargaku sudah menganggap dia bagian dari keluarga kami. Hingga tiba-tiba suatu malam aku dengar ia jatuh pingsan, aku langsung kerumahnya yang memang letaknya bersebelahan dengan rumahku, ku lihat nafasnya sudah "satu-satu", mukanya sudah putih memucat, badannya keringat dingin. Masih kudengar suaranya saat kutanyakan "Tensi nya berapa gin?" "Gak tau" jawabnya sambil terengah-engah. Tanpa pikir panjang keluargaku langsung membantu orang tuannya membawanya kerumah sakit. Setauku dia tak pernah sakit. Tetapi dokter mengatakan penyakit ini sebenarnya sudah ia derita sejak lama, mungkin dia tahan, atau tak ia katakan. Tepat pukul 03:30 dini harinya ku dengar ia sudah tiada. Awalnya tak percaya, kukiraa hanya pingsan, ku sentuh tubuhnya,masih terasa hangat. Namun tak lagi terdapat denyut nadi disana. Seketika dunia terasa sepi, dingin. Aku menghantarkannya hingga rumah abadi nya. Menulis namanya di papan nisannya. Ya, aku kehilanganmu, Teman.
Cerita kedua, aku mengenalnya karena sebuah kegiatan di sekolah. Kami mudah akrab karena memang pemikiran dan selera humor kami sama. Beberapa cerita hidupku aku bagikan ke dia. Ketika hari-hari terkadang terasa sepi, dia datang untuk sekedar menggoreskan senyum di wajah. Tapi tiba-tiba dia menghilang, ketika ku sapa, dia acuh tak acuh. ketika kutegur, dia seakan tak mau mengenal ku lagi. Aku bingung. Apa salahku? apa yang telah aku perbuat hingga dia seperti menjauhiku.berkali-kali aku memutar otak. Mengingat-ingat apa yang telah ku perbuat?. Apa aku telah menyakiti hatinya? menyinggung perasaannya? entahlah. Aku bertanya kepada teman-temannya yang lain. Mereka mengatakan "Gakpapa kok, dia gak marah sama kamu, mungkin perasaan kamu aja". Terus kalau aku tak ada salah kenapa dia begitu? men"diam"kan aku berhari-hari tanpa sebab? Aku Kehilanganmu, Teman. Ah, sejak itu aku merasa ada sesuatu yang mengganjal di hati. Pasti ada sesuatu yang membuatnya begini. Tapi apa? Sudahlah. Akhirnya aku mengirimkan sebait pesan maaf kepadanya. Mungkin ada kesalahanku yang belum kusadari. Yang jelas dari kedua ceritaku tadi, sampai sekarang aku masih berharap kami bisa tertawa bersama mereka. Lagi.
KEEP CALM AND LOVE YOUR FRIENDS.

Kiss by,

No comments:

Post a Comment